Cara Sablon Kaos Manual dengan Teknik Foil

Teknik sablon manual dengan metode foil sangat cocok untuk produksi dengan jumlah yang besar. Karena sablon teknik foil memerlukan setup peralatan sablon dan membuat filmnya memakan waktu yang cukup lama jadi sangat besar biayanya bila digunakan untuk produksi sablon kaos dalam jumlah yang kecil.

 

Tetapi untuk jumlah sablon yang lebih sedikit sablon foil bisa diganti dengan metode transfer paper foil. Teknik ini bisa juga untuk mengakomodasi sablon satuan. Tetapi kebanyakan customer menginginkan sablon manual dengan metode foil, bukan transfer paper.

 

Untuk mengatasi kendala di atas ada satu solusi yaitu dengan menyablon secara manual menggunakan screen, tetapi tintanya diganti dengan adhesive atau lem, setelah kaos disablon dengan adhesive/lem kemudian tempelkan foil pada adhesive kemudian di panaskan dengan heat press agar foil dan adhesive menyatu secara kuat. Dengan teknik ini Anda bisa memproduksi kaos dalam jumlah kecil hingga menengah dengan biaya yang lebih rendah.

 

Dibawah ini efek-efek sablon teknik foil yang dihasilkan pada sablon kaos:

  1. Foil dengan warna cerah

Foil jenis ini yang paling sering digunakan untuk menyablon kaos. Efek foil ini berwarna cerah/mengkilat seperti cermin. Untuk mendapatkan hasil yang bagus lakukan heat press satu kali saja pada foil, jangan melakukan pengepressan dua kali atau lebih

  1. Foil luster

Untuk mendapatkan efek foil yang tidak terlalu berkilau lakukan heat press dua kali. Lapisi foil dengan kertas tissue atau lapisan teflon saat melakukan heat press. Dan tambahkan waktu heat press 5 sampai 10 detik lebih lama dari waktu normal.

  1. Foil efek distress (berkerut)

Pada sablon foil jenis ini permukaan foil keriting atau berkerut, hal ini terjadi karena sebelum ditempelkan pada adhesive foil terlebih dahulu diremas-remas sehingga permukaanya kusut atau berkerut, baru kemudian di lakukan heat press. Hasilnya efek sablon foil ini memberi kesan berkerut.

  1. Foil efek multi-warna

Efek foil multi-warna adalah proses foil distress dengan menambahkan foil warna lain pada permukaan foil yang tidak menempel pada kaos kemudian lakukan pengepresan lagi. Dengan cara ini akan menghasilkan sablon dengan warna-warni yang lebih menarik.

  1. Dan masih ada efek-efek lain yang bisa dibuat, tergantung dari skill penyablon.

Sablon kaos dengan teknik foil ini memberikan berbagai efek yang sangat menarik. Semakin kreatif pengusaha sablon kaos dalam mendesain grafis yang akan dicetak di kaos maka penampakan kaos akan semakin artistik.

 sablon-foil-1

Dengan efek foil yang menarik tentunya membuat harga kaos bisa menjadi lebih mahal karena nilai kaos sangat dipengaruhi dari desain dan efek atau hasil akhir dari kaos yang diproduksi. Dan satu hal lagi keunikan sebuah desain akan semakin sulit ditiru atau dibajak oleh orang lain. Efek foil tidak mudah untuk ditiru karena seni ini dipengaruhi oleh skill si pembuat sablon kaos.

 

Sumber: http://andalasclothing.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.