Mengenal Sablon Kaos Discharge, Prosesnya, Keunggulan dan Kelemahannya

Sablon Kaos Discharge merupakan salah satu teknik sablon manual yang sering dikenal dengan sebutan sablon cabut warna.  Dimana tinta sablon pada teknik sablon discharge mampu mengubah warna dasar kaos seperti pada warna tinta yang digunakan.  Untuk tintanya sendiri biasanya merupakan hasil campuran dari tinta sablon superwhite dengan bubuk atau binder khusus.  Fungsi binder tersebut adalah untuk menonaktifkan zat warna pada kaos sehingga hasil sablon terlihat seperti warna kaos alami.

Untuk hasil sablon yang maksimal, jenis sablon discharge hanya cocok untuk kaos berbahan cotton combed reaktif dan tidak cocok untuk jenis kaos yang mengandung bahan sintetis atau polyester.  Hal ini dikarenakan bahan cotton combed reaktif mampu menyerap air secara sempurna sehingga hasil sablon terlihat bagus dan berkualitas.

Teknik sablon discharge juga sangat cocok diaplikasikan pada jenis kaos dengan warna gelap seperti hitam dan biru tua atau navy.  Jenis sablon ini sangat populer di kalangan pelaku bisnis kaos dan lazim digunakan dalam aplikasi design karena mampu menghasilkan warna design yang lebih hidup, lembut, dan tahan lama.

Adapun obat sablon yang digunakan untuk menonaktifkan zat warna pada bahan kain adalah zat kimia ZFS (Zinc Formaldehyde Sulfoxylate).  Dan tinta yang digunakan dalam teknik sablon discharge biasanya adalah Matsui Discharge binder 301 DW (White), Matsui Discharge binder 301 DC (Clear), dan Superwhite W-0116.  Yang tidak kalah penting adalah menggunakan pigmen NEO agar warna pigmen tidak kalah dengan bubuk discharge dan untuk menghindari migrasi warna ketika proses sablon berlangsung.

Proses sablon discharge akan memberikan hasil terbaik jika pengeringannya dilakukan saat tinta sablon masih basah dan di hotpress dengan suhu panas 160 derajat selama 30 detik.  Karena pada saat dilakukan proses pemanasan, obat sablon discharge akan mengalami reaksi oksidasi dengan bahan yang reaktif. 

Masing-masing teknik sablon tentu memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri, berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kelemahan dari sablon kaos discharge.

Keunggulan sablon kaos discharge:

  • Teknik sablon discharge atau cabut warna mampu menghasilkan warna alami yang terlihat lebih hidup dan awet.  Dimana warna sablon terlihat menyatu ke dalam serat kain sehingga terasa halus saat diraba.
  • Hasil sablon relatif lebih awet dan tahan lama sehingga terbebas dari kemungkinan retak ataupun luntur.
  • Karena mampu menyatu ke dalam serat kain, maka warna sablon terlihat lentur seperti kain pada kaos itu sendiri.
  • Proses pengerjaan sablon discharge tidak terlalu rumit.
  • Sablon kaos discharge memiliki prospek bisnis yang menjanjikan karena besarnya permintaan kaos distro dengan sablon discharge yang cukup tinggi.
  • Mampu memberikan hasil yang sempurna saat diaplikasikan pada kaos dengan warna gelap, terutama warna hitam.

Comments are closed.